Sebuah Catatan Kecil dari Ilham Kape

Wew! Wow! Wiw! Sudah memasuki bulan yang dinanti-nantikan umat muslim di seluruh antero dunia. Bulan yang mana kita melakukan suatu kebaikan atau kewajiban akan dikali-kali lipat pahala yang didapatkan. Bulan yang memiliki hawa lebih tenang, lebih nyaman, dan rasanya sejuk aja gitu memasuki bulan ini karena banyak orang-orang yang menjadi baik. Ya, bulan suci Ramadhan. Eh, salah, sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bulan suci Ramadan.

Enggak tahu kenapa, gue peribadi setiap memasuki bulan ini cukup antusias. Rasanya tuh kayak excited banget menyambut bulan suci Ramadan karena setiap kita melakukan kebaikan akan dikali-kali lipat. Tidak hanya itu, nanti setelah menyelesaikan bulan ini, akan ada hari kemenangan, yaitu lebaran alias Idulfitri (sesuai dengan KBBI).

Mungkin bila berbicara sangat cepat tahun ini memasuki bulan Ramadan adalah hal yang wajar karena setiap tahun, semakin maju. Jadi, sudah hal biasa jika berbicara cepat sekali memasuki bulan Ramadan karena memang faktanya kalender hijriah lebih cepat.

Ngomong-ngomong bulan suci Ramadan, bulan ini identik dengan yang namanya puasa. Bagaimana tidak, sebagai salah satu rukun Islam, puasa wajib dijalan di bulan suci Ramadan bagi umat muslim di dunia. Tapi, masih banyak salah satu dari kita yang mungkin belum terbiasa menjalankan ini, akhirnya tidak berpuasa. Nah, kapan kah terakhir lo berpuasa full?

Bagi sebagian perempuan yang masih dalam fase subur, jarang ditemukan jika dapat berpuasa secara penuh karena setiap bulan terdapat tamu yang mendatanginya. Tapi, bagi cowok-cowok yang selalu salah, kapan terakhir kali puasa full? Gue pribadi terakhir puasa full adalah tahun kemarin. Namun, puasa full pertama gue baru dilakukan kurang lebih 5 atau 6 tahun ke belakang. Sebelum-sebelumnya, pasti bolong, dong.

Pernah suatu hari di tahun 2017 gue hampir kecolongan untuk berbuka saat siang hari karena waktu itu hari masih terik tetapi dahaga sudah tidak sabar untuk dimandikan. Kejadiannya waktu itu gue sedang menjadi jurnalis di salah satu media di Indonesia, yaitu Jawa Pos, dan gue mengisi rubrik Zetizen. Gue masih inget banget waktu itu gue liputan ke RPTRA Kalijodo yang masih baru banget di-launching. Tempatnya waktu itu masih bagus dan asyik sebagai tempat nongkrong anak muda. Tapi, jangan ke sana di siang hari karena panas banget, bro. Apalagi waktu puasa.

Awalnya gue bingung untuk mengambil angle apa dalam peliputan berita tersebut. Setelah kesana kemari membawa alamat. Jengjet. Gue menemukan seorang anak yang sedang memain skateboard untuk menjadi narasumber gue. Menurut gue itu salah satu hal unik karena masih sekolah dasar sudah pandai memainkan skateboard. Setelah wawancara dan mengikuti ia memainkan skateboard, gue dan fotografer gue pun berkeliling RPTRA Kalijodo.

Hari semakin terik, tiba-tiba gue menemukan vending machine yang berisi minuman dingin. Gue pun ngiler sedikit waktu itu dan ingin sekali melepas dahaga di tenggorokan. Gue pun pura-pura bertanya ke fotografer gue, “Lo hari ini puasa?”

“Puasa, Ham. Kenapa emang?” tanya balik dia.

“Cuacanya panas banget, ya, hari ini. Minum kali, ya, enak. Apalagi ada vending machine, nih,” setan sudah memasuki tubuh gue.

“Gue, sih, ayo aja, Ham. Apalagi panas banget, kan, sekarang.” Lah dia malah ayo.

“Tapi, sayang banget, bro, 5 jam lagi buka puasa,” tutup gue.

Setelah berpikir sejenak ingin berbuka atau tidak, akhirnya gue memutuskan untuk tidak berbuka dan ke Mushola melakukan ibadah sholat Dzuhur. Akhirnya, dari situ gue tidak ada niatan lagi untuk berbuka puasa karena sudah segar minum air wudhu. Eh, enggak. Maksudnya membasuh muka dengan air wudhu yang membuat tubuh menjadi segar kembali terutama bagian wajah.

Dari kejadian hampir batal itu, alhamdulillah sampai tahun kemarin puasa gue di bulan suci Ramadan masih full terus. Ya, walaupun kita tidak tahu apakah puasa kita diterima atau enggak, yang penting kita maksimalkan ibadah kita di tiap bulan suci Ramadan. Semoga, puasa kita di tahun ini selalu berkah dan tidak ada lagi bolong-bolong. Tidak hanya puasa, semua ibadah kita di bulan suci Ramadan tahun ini diterima oleh Allah SWT. Aamiin.

Selamat berpuasa teman-teman semua pembaca yang entah siapa dan dimana keberadaannya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *